Setelah tahun 2018 yang tak terlupakan—di mana para pencinta kapal pesiar Filipina melesat ke panggung global dalam ajang China Cup International Regatta—dunia pelayaran mewah Filipina sekali lagi diperkirakan akan mendapatkan angin segar yang luar biasa pada awal tahun 2019, dimulai dengan peluncuran model-model yacht mewah baru di pasar lokal.
Secara khusus, para pengamat industri sangat menantikan Europa Yachts, otoritas kapal mewah terkemuka di Filipina, untuk memperkenalkan 4 model yacht baru yang telah menerima berbagai penghargaan dari para ahli pelayaran di seluruh dunia. Ini termasuk Lagoon 46 oleh produsen katamaran terkemuka Lagoon, serta triumvirat Oceanis 46.1, Oceanis 30.1, dan First Yacht 53, yang diciptakan oleh pembangun kapal mewah ternama Bénéteau. Baik Lagoon maupun Beneteau merupakan bagian dari Groupe Bénéteau—salah satu nama paling termasyhur di dunia yachting—yang diwakili di Filipina oleh Europa Yachts.

“Kami sangat senang dapat memperkenalkan empat model yacht mewah baru dari Groupe Bénéteau ini kepada para pencinta kapal pesiar di Filipina,” kata Richard Sarinas, Direktur Pemasaran Europa Yachts Filipina. “Perhatikan kapal mana pun dari keluarga merek Beneteau, dan Anda akan menemukan bahwa setiap kapal telah dijiwai dengan DNA yang sama dengan yang dimiliki perusahaan induknya sejak mulai beroperasi di Prancis pada tahun 1884. Semuanya mencerminkan keahlian mahakarya, ketangguhan di laut, dan desain yang megah—baik di dalam maupun di luar.”
Meskipun demikian, keempat kapal baru ini—meskipun memiliki banyak kualitas yang sama dengan pendahulunya selama beberapa dekade—sebenarnya merupakan perwujudan dari arah baru yang berani yang ingin diambil oleh masing-masing galangan kapal dalam beberapa tahun ke depan.
“Kami merasa bahwa kapal-kapal ini— Lagoon 46, Oceanis 46.1, Oceanis 30.1, dan First Yacht 53—berfungsi sebagai tonggak sejarah bagi seri masing-masing, dan bagi pembuatnya secara umum,” kata Sarinas. “Ini adalah kapal-kapal yang sepenuhnya baru yang menonjolkan visi kreatif baru dari produsennya, dan semuanya merupakan bukti bahwa Bénéteau Group sedang menuju ke masa depan yang sangat menarik. Masing-masing kapal ini pastinya menawarkan sesuatu yang berbeda bagi dunia pelayaran.”

Dalam kasus Lagoon, produsen katamaran nomor satu di dunia, inovasinya adalah mewujudkan pelayaran santai yang ramah keluarga menjadi kenyataan. Kapal berambung ganda Lagoon 46—hasil kemitraan antara Patrick Le Quément, VPLP Design, dan Nauta Design—merepresentasikan evolusi ini dengan sangat sempurna.
Kapal ini merupakan armada yang luar biasa luas, stabil, dan mudah dikendalikan yang menyambut hangat para tamu dari segala usia di atas dek. Kapal ini juga dirancang untuk membawa pengalaman tinggal di atas kapal (“liveaboard”) keluarga ke tingkat berikutnya, melalui integrasi mulus antara ruang dalam dan luar, dapur yang dilengkapi dengan peralatan rumah tangga esensial, serta kabin yang berperabotan lengkap dan sangat nyaman untuk ditinggali.

Di sisi lain, Bénéteau Oceanis 46.1 adalah yacht penjelajah besar yang menawarkan kemewahan yang lebih lugas. Karya kolaborasi dari Pascal CONQ dan Nauta Design ini menekankan pada keanggunan, kelapangan ruang, dan performa tinggi.
Kapal ini sangat khas karena keleluasaan ruang yang ditawarkan kepada penumpang, terlihat pada fitur lambung kapal berundak dan tata letak dek yang ramah. Berlayar dengan kru minimal di atas kapal besar ini juga akan sangat menyenangkan, karena dilengkapi dengan winch bertenaga kuat di stasiun kemudi untuk mengelola halyard dan sheet dengan efisien. Terlebih lagi, yacht ini dapat disesuaikan dan dikonfigurasi dengan sangat mudah sesuai keinginan pemiliknya.

Sebaliknya, Bénéteau Oceanis 30.1 merupakan yang terkecil di antara jajaran kapal baru ini. Dengan panjang keseluruhan hanya 9,53 meter, cruiser mungil yang cerdas ini tetap menjadi pendamping yang tangguh di laut lepas, dan juga dapat bermanuver di danau maupun sungai. Beberapa fitur unggulan dari Oceanis 30.1, berkat polesan Finot-Conq dan Nauta Design, adalah konstruksinya yang ringan, haluan yang ramping, layar utama berujung persegi (square-top), serta kabin beraksen kayu yang sederhana namun dibuat dengan penuh cita rasa tinggi. Kapal ini dirancang dengan sempurna untuk pelaut dengan kru minimal, dan sangat ideal bahkan bagi pemula yang ingin mempelajari seni berlayar di berbagai lingkungan berbeda.
Terakhir namun tentu tidak kalah penting adalah First Yacht 53, yang membangkitkan kembali memori seri balap First yang legendaris yang diperkenalkan oleh Bénéteau pada tahun 1976. Direktur Pelaksana merek tersebut, Gianguido Girotti, secara langsung menyatakan niatnya untuk mengembalikan prestise berlayar kompetitif Bénéteau.

Desain First Yacht 53 merupakan karya dari desainer yacht Roberto Biscontini dan Lorenzo Argento, yang memenangkan tender tahun 2016 mengalahkan tiga pesaing lainnya untuk menyelesaikan proyek ini. Berdiri megah saat ini, First Yacht 53 tetap setia pada akar balapnya, menjanjikan performa pelayaran yang superior dengan lambung kapal yang seimbang. Namun, kapal ini juga menampilkan desain interior minimalis modern yang bersih, berfungsi sebagai tempat berlindung yang sempurna bagi pelaut kompetitif. Di luar armada Europa Yachts, para pencinta kapal pesiar Filipina akan dapat melihat langsung First Yacht 53 di debut resminya pada Cannes Yachting Festival bulan September 2019 ini.
“Tentu saja, Bénéteau dan Lagoon sekali lagi memelopori jalan di semesta pelayaran mewah dengan empat kapal baru yang sensasional ini,” kata **Sarinas**. “Kami sungguh tidak sabar untuk memperkenalkannya kepada seluruh rekan dan klien kami di Filipina,” tambahnya.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai model-model yacht mendatang ini, sampaikan pertanyaan ke info@europayachts.net atau hubungi (+632) 553-2027.






