ID

ID

6 Tips Keamanan Teratas untuk Pemilik Yacht Filipina dan Anggota Kru Kapal

18 Juni 2020

6 Tips Keamanan Teratas untuk Pemilik Yacht Filipina dan Anggota Kru Kapal

18 Juni 2020

6 Tips Keamanan Teratas untuk Pemilik Yacht Filipina dan Anggota Kru Kapal

18 Juni 2020

Kegiatan berpesiar rekreasi, sebagian besar, merupakan aktivitas yang sangat aman. Bahkan, US Coast Guard memperkirakan bahwa hanya 5 dari setiap 100.000 orang yang meninggal akibat kecelakaan kapal. Hal ini sangat kontras dengan 11 per 100.000 orang yang tewas dalam kecelakaan mobil. Angka-angka tersebut tentu memberikan ketenangan bagi siapa saja yang baru mengenal dunia pelayaran, sekaligus menjadi kenyamanan bagi semua pemilik kapal dan kru kapal di Filipina.

Namun, bagian penting dari menjaga keselamatan kapal adalah dengan selalu menyadari pentingnya keselamatan setiap saat. Para pemilik kapal dan kru berpengalaman tentu sudah memahami hal ini, namun bahkan mereka yang sudah terbiasa dengan kehidupan di laut pun harus tetap waspada setiap saat. Jika Anda sering berlayar, atau jika ini merupakan bagian dari mata pencaharian Anda, tidak cukup bagi Anda untuk sekadar mengetahui dasar-dasarnya. Hal tersebut harus menjadi insting kedua Anda sehingga jika skenario terburuk terjadi, Anda akan tahu bagaimana merespons dengan cepat.

Pandu para penumpang dan kru rekanan Anda dalam menjaga keselamatan kapal dengan tips berikut dari Europa Yachts, distributor terkemuka di Filipina untuk kapal layar dan kapal motor buatan Eropa. Tips ini akan membantu Anda melatih refleks saat berada di atas kapal, yang pada akhirnya menghasilkan ekskursi yang lebih aman dan menyenangkan di laut lepas.

Profil Penumpang Kapal

Setiap pelayaran layak mendapatkan tahap perencanaannya sendiri, dan salah satu poin terpenting dalam agenda adalah pendataan penumpang. Catat berapa banyak orang dewasa dan anak-anak yang akan berada di atas kapal selama perjalanan yang akan datang.

Pantau siapa saja yang sudah lanjut usia, yang sedang sakit, yang membutuhkan bantuan untuk bergerak di atas kapal, dan siapa saja yang tidak bisa berenang. Dengan begitu, Anda akan mengetahui siapa yang membutuhkan bantuan ekstra, dan bantuan apa yang mereka butuhkan jika terjadi keadaan darurat.

Tinjau Tindakan Keselamatan untuk Keadaan Luar Biasa Selama Pengarahan Pra-Pelayaran

Semua pemilik kapal, kru, dan penumpang wajib melakukan pengarahan pra-pelayaran (pre-cruise briefing) sebelum keberangkatan, yang biasanya berlangsung antara tiga hingga sepuluh menit. Ingatlah bahwa pengarahan ini dapat menjadi kesempatan Anda untuk mendiskusikan situasi luar biasa dan apa yang harus dilakukan jika situasi tersebut terjadi. Beberapa contohnya meliputi hal-hal berikut.

Man Overboard / Orang Jatuh ke Laut (MOB)

Terjatuh dari kapal adalah salah satu hal yang paling ditakuti oleh penumpang Anda. Namun untungnya, hal ini tidak sesering terjadi di dunia nyata seperti di film-film. Meskipun demikian, beri tahu semua orang betapa pentingnya segera menarik perhatian saat terjadi MOB. Seseorang harus menunjuk dan terus mengawasi korban hingga mereka berhasil diselamatkan kembali ke atas kapal.

Tabrakan

Tabrakan juga merupakan hal yang jarang terjadi, karena jalur laut di perairan terbuka tidak sepadat jalan raya di darat. Dalam kondisi normal, juga lebih mudah untuk menghindari daratan dan kapal lain. Namun, cuaca buruk, kerusakan mesin, atau faktor lain dapat menempatkan Anda pada risiko tabrakan dengan salah satunya. Jika hal itu terjadi, beri pengarahan kepada semua orang tentang cara meminta bantuan menggunakan radio VHF (very high frequency).

Kerusakan Mesin

Masalah lain yang harus diketahui oleh para pelaut adalah kerusakan mesin. Selama pengarahan pra-pelayaran, Anda dapat menjelaskan cara mendiagnosis masalah dari tangki bahan bakar, saluran bahan bakar, baterai, atau sistem pengapian.

Periksa Jaket Penyelamat dan Sekoci Penyelamat

Jaket penyelamat (lifejacket) adalah hal wajib dalam setiap pelayaran. Jumlahnya harus memadai untuk setiap orang dewasa dan anak-anak di atas kapal, dan tersedia dalam berbagai ukuran. Anak-anak di bawah usia 12 tahun wajib mengenakan perangkat keselamatan ini setiap saat mereka berada di atas kapal yang sedang melaju.

Selama pengarahan, orientasikan semua orang tentang di mana jaket penyelamat kapal disimpan dan cara mengenakannya. Ini juga merupakan waktu yang tepat untuk mendiskusikan di mana sekoci penyelamat (life raft) dan tas darurat (grab bags) berada, serta bagaimana dan kapan harus meluncurkannya.

Periksa Status Radio VHF Kelautan Anda

Semua kapal harus memiliki radio VHF khusus yang dapat menghubungi saluran darurat. Yang paling utama di antaranya adalah Saluran 16, yang didedikasikan untuk pemantauan marabahaya internasional. Frekuensi lain yang harus diketahui oleh pemilik kapal dan kru adalah frekuensi klub yacht terdekat, serta kontak di wilayah yang mereka tuju.

Sebelum Anda berangkat, pastikan radio VHF Anda dapat memancarkan dan menerima panggilan dengan baik. Selain itu, beri tahu penumpang Anda apa fungsi radio VHF tersebut. Dengan cara ini, siapa pun di atas kapal akan dapat mengirimkan sinyal bantuan jika terjadi keadaan darurat yang mendesak.

Pelajari Pertolongan Pertama dan Siapkan Kotak Medis yang Lengkap

Lebih dari satu orang di atas kapal harus menguasai teknik pertolongan pertama dasar, seperti cara melakukan CPR serta cara menangani luka dan patah tulang. Dengan begitu, penumpang yang mengalami sakit ringan atau cedera dapat segera ditangani saat berada di laut. Jika terjadi keadaan darurat yang lebih besar, tentu akan memakan waktu bagi layanan medis untuk mencapai kapal Anda. Pada saat-saat seperti itu, pertolongan pertama akan menjadi tindakan penyelamatan sementara yang krusial agar kondisi penumpang yang sakit atau cedera tidak memburuk.

Padukan pengetahuan pertolongan pertama Anda dengan kotak medis yang lengkap untuk kapal Anda. Kotak tersebut harus berisi obat-obatan penting bebas seperti aspirin, antihistamin, dan antidiaretik. Anda juga harus menyiapkan perban, salep, air bersih, alkohol, dan gunting. Ini belum termasuk obat-obatan khusus atau persediaan medis lain untuk penumpang yang mungkin memiliki kondisi medis bawaan. Jangan memulai perjalanan berlayar Anda tanpa terlebih dahulu melengkapi kotak medis kapal.

Tegakkan Keselamatan Kebakaran Selama di Atas Kapal

Terakhir, menjaga keselamatan dari bahaya kebakaran selama pelayaran adalah hal yang sangat krusial, karena api dapat menyebar dengan cepat di dalam ruang kapal yang relatif terbatas. Kebakaran paling sering berawal di dapur (galley), tempat peralatan memasak kapal berada. Oleh karena itu, pastikan semua orang yang akan menyiapkan makanan di atas kapal mengetahui cara menggunakan peralatan tersebut dengan benar. Jika terjadi kebakaran, ingatlah untuk merespons dengan urutan berikut:

  • Matikan sumber bahan bakar.

  • Padamkan api dengan alat pemadam api ringan (jangan sekali-kali menyiramkan air pada kebakaran akibat minyak/lemak).

  • Biarkan peralatan yang terbakar mendingin.

Selain itu, pemilik kapal, kru, dan penumpang harus mengetahui letak alat pemadam api di kapal. Alat pemadam ini harus berada dalam jangkauan pandang yang jelas dan dapat diakses dengan segera, bukan disimpan di bawah geladak. Jangan meninggalkan marina sebelum memastikan kondisi dan lokasi alat pemadam api Anda.

Tujuan dari daftar seperti ini bukanlah untuk membuat Anda khawatir tentang perjalanan berlayar Anda. Sebaliknya, ini untuk membantu Anda merasa lebih rileks dan yakin saat mengarungi lautan. Mengetahui bahwa Anda telah melakukan bagian Anda untuk menjaga keselamatan penumpang akan meningkatkan kualitas pelayaran Anda. Prioritaskan keselamatan, dan Anda akan menikmati pengalaman berpesiar yang lebih lancar dan menyenangkan secara keseluruhan. Pelajari lebih lanjut tentang Europa Yachts dan berlangganan buletin kami untuk mendapatkan tips berlayar terbaru, berita yacht, serta pembaruan terkini.